Liputan6.com, Newcastle - Tanah di Newcastle, Australia bergetar pada 28 Desember 1989 pukul 10:27 pagi. Gempa bumi berkekuatan 5,6 mengguncang.
Gempa Newcastle ini merupakan salah satu bencana alam paling serius dalam sejarah Australia, dengan pusat gempa di Boolaroo.
Situs hunterlivinghistories.com menyebut gempa Australia ini menewaskan 13 orang, sementara 160 orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka. Daerah yang paling parah terkena dampak adalah Beaumont Street di Hamilton, ELMA, dan Workers Club di King St, Newcastle, dan The Junction. Selain itu, 50.000 bangunan mengalami kerusakan, sekitar 40.000 di antaranya adalah rumah warga.
Newcastle tidak menyadari bahwa getaran gempa terasa hingga Wollongong.
Gempa ini tercatat sebagai salah satu bencana alam paling serius di Australia. Beberapa orang mengklaim bahwa gempa ini terkait dengan gempa bumi yang terjadi di San Francisco, AS awal tahun 1989. Pihak berwenang dengan cepat menghentikan teori ini dengan menyatakan bahwa kedua bencana tersebut sama sekali tidak terkait.
Akibat pemogokan bus yang terjadi pada saat itu, jumlah orang di Newcastle hari itu lebih sedikit. Awalnya, tidak ada yang menyadari bahwa itu adalah gempa bumi. Sebagian orang malah percaya guncangan terjadi akibat ledakan bom, sementara yang lain mengira pabrik baja BHP yang besar telah meledak. Ketakutan ini bertambah dengan munculnya api yang berasal dari pabrik baja, namun kemudian terungkap bahwa itu adalah respons terhadap gempa.
Daerah yang mengalami kerusakan yang cukup parah adalah Beaumont St, Hamilton. Di Apotek Flanagan, seorang wanita ditemukan terperangkap di reruntuhan, salah satu kakinya telah terpotong. Di dekatnya ada seorang pria dengan cedera kepala yang parah.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)