1 tahun yg lalu

Analis Soroti Kelemahan dalam Konstitusi Transisi Suriah


WASHINGTON — 

Konstitusi baru Suriah menuai kritik dari pakar hukum dan kelompok politik, yang khawatir celah-celah di dalamnya justru bisa memperparah perpecahan dan ketidakstabilan di negara yang masih dilanda konflik itu.

Tiga bulan setelah pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad tumbang, Presiden Sementara Ahmed al-Sharaa pada Kamis menandatangani deklarasi konstitusional yang akan berfungsi sebagai konstitusi Suriah selama masa transisi lima tahun.

Al-Sharaa, pemimpin Hayat Tahrir al-Sham yang memimpin serangan terhadap rezim Assad pada Desember 2024, menyatakan setelah upacara penandatanganan bahwa ia berharap dokumen ini menjadi "awal sejarah baru bagi Suriah, di mana penindasan digantikan oleh keadilan, kehancuran oleh pembangunan, ketidaktahuan oleh pendidikan, dan penyiksaan oleh belas kasihan."

Namun, Pemerintahan Otonom yang dipimpin Kurdi di Suriah utara dan timur—otoritas sipil de facto yang berafiliasi d...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang