Jakarta (ANTARA) - Pernah mendengar istilah diaspora? Istilah ini kerap digunakan untuk menggambarkan keberadaan warga negara asalnya atau keturunan dari negaranya yang tinggal, bekerja, atau menetap di luar negeri.
Fenomena diaspora tidak hanya soal perpindahan penduduk, tetapi juga mencerminkan bagaimana orang Indonesia tetap membawa identitas, budaya, dan kontribusi positifnya di berbagai belahan dunia.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan diaspora dan bagaimana contohnya dalam kehidupan nyata? Simak penjelasannya berikut ini berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
Baca juga: Wamenekraf tekankan peran diaspora di era disrupsi digital
Pengertian dan asal usul diaspora
Istilah diaspora berasal dari bahasa Yunani yang berarti “penyebaran” atau “penaburan.” Secara umum, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kelompok orang yang berasal dari suatu negara atau wilayah tertentu namun tinggal dan menetap di luar daerah asalnya.
Diaspora tidak terbatas pada pekerja migran saja, melainkan juga mencakup pelajar, tenaga profesional, maupun individu lain yang memilih menetap di luar negeri. Fenomena diaspora kerap berkaitan dengan penyebaran suatu kelompok masyarakat berdasarkan agama, etnis, atau kewarganegaraan dari tanah kelahiran mereka ke berbagai belahan dunia.
Karena itu, istilah ini juga sering dipakai untuk menyebut orang-orang yang merantau atau berada di luar negeri, baik karena bekerja, menempuh pendidikan, maupun menyelesaikan urusan tertentu.
Menurut Khasan Ashari dalam bukunya Kamus Hubungan Internasional dan Diplomasi (2020:160), diaspora dapat dimaknai sebagai komunitas dengan latar belakang etnis yang sama, yang meninggalkan tanah asalnya namun tetap melestarikan budaya serta mempertahankan hubungan dengan kampung halamannya secara turun-temurun.
Sementara itu, Sujatmiko (2014) dalam Kamus IPS menjelaskan bahwa diaspora merujuk pada suatu bangsa atau kelompok etnis yang terdorong untuk meninggalkan tanah air tradisionalnya, lalu menyebar ke berbagai wilayah lain di dunia, sekaligus membawa serta dan mengembangkan kebudayaan mereka di tempat baru.
Baca juga: Baca Seluruh Artikel

6 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)