Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam wajib melaksanakan sholat fardhu dalam setiap harinya. Terdapat lima waktu sholat yang wajib dilaksanakan oleh muslim. Masing-masing memiliki jumlah rakaat yang berbeda-beda.
Sholat Dzuhur misalnya. Sholat Dzuhur dilakukan sebanyak empat rakaat. Maka, muslim yang melaksanakannya harus tepat empat rakaat, tidak boleh kurang dan juga lebih.
Akan tetapi, manusia terkadang lupa. Ada kalanya seseorang secara tidak sengaja melakukan sholat dengan jumlah rakaat kurang atau bahkan terlalu lebih dari yang telah ditetapkan.
Hal ini seperti yang dialami salah seorang jemaah Al Bahjah. Ia pernah melaksanakan sholat Dzuhur hanya dua rakaat, seharusnya empat rakaat.
Seharusnya ia berdiri melanjutkan rakaat yang ketiga, tapi malah mengakhiri sholatnya dengan mengucap salam. Ia baru sadar bahwa sholatnya baru dua rakaat setelah salam.
Kemudian jemaah itu bertanya kepada KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya. Bagaimana jika jumlah rakaatnya kurang tapi baru disadari setelah salam? Apakah sholat tersebut bisa digolongkan sebagai sholat sunnah?
"Diubah sholat sunnah nggak ada. Ibu tetap jadikan itu sholat Dzuhur. Ibu 'assalamualaikum assalamualaikum', baru sadar, lanjutkan berdiri. Salamnya ibu kan karena ibu gak sadar, langsung saja berdiri tambah dua rakaat lagi," jelas Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Kamis (6/2/2025).
Saksikan Video Pilihan Ini:
Wow, Proyeksi Investasi Cilacap 2020 Capai Rp17,7 Triliun

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)