Uzone.id - BAIC belum genap satu tahun menjajaki pasar otomotif Indonesia. Meskipun masih seumur jagung, BAIC ternyata cukup percaya diri untuk berjualan mobil di Tanah Air.
Dhani Yahya selaku Chief Operating Officer BAIC Indonesia mengaku cukup puas dengan penjualannya di Indonesia. Menurutnya sebagai pendatang baru, dengan hanya dua produk yakni BJ40 Plus dan X55-II sudah mendapatkan banyak pesanan.
"Perbandingannya 90 dan 10 persen. Jadi 50 unit di X55-II dan sisanya 240-an (unit) di BJ40 Plus," ujar Dhani Yahya saat ditemui di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/2).
BAIC sendiri mulai jualan mobil di Indonesia sejak Agustus 2024 kemarin. Meski begitu, berdasarkan data Gaikindo, sepanjang 2024 merek asal China ini sudah menjual 296 unit mobil.

Preview
Menurut Dhani, terdapat produk yang harus dibenahi terutama BAIC X55-II yang memiliki emblem 'Beijing' di bagian depan mobil. Menurutnya emblem tersebut membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli. Pihaknya pun akan mengganti emblem tersebut agar lebih dilirik konsumen nantinya.
Dhani merasa jika emblem diganti, akan lebih banyak yang membeli BAIC X55-II di Indonesia. Bahkan dirinya yakin bisa tembus penjualan 2.000 unit di tahun 2025 ini.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)