7 bulan yg lalu

Berhenti Ucap Sudahlah, Lupakan Saja Saat Menghibur Seseorang, Psikolog Ungkap Kalimat Pengganti Terbaik


Jakarta -

Tahukah Bunda? Cara setiap orang dalam menghadapi kehancuran, kesedihan, kehilangan, ketakutan, dan duka mungkin berbeda. Begitu juga dengan cara menghibur mereka.

Dari sekian banyak kata-kata dukungan atau penyemangat, ada satu yang menurut para ahli sangat tidak disarankan.

Sering kali orang-orang mengatakan, “Sudahlah, lupakan saja”, untuk meminimalkan apa yang dialami orang tersebut. Namun, faktanya, Psikolog Klinis Ayanna Abrams, Psy.D., mengatakan itu tidak membantu.

Dilansir dari laman TODAY, Ayanna menjelaskan bahwa ini sama saja dengan mengabaikan validitas atau bahkan intensitas dari apa yang terjadi.

Respons tersebut tidak menunjukkan empati dan gagal membangun hubungan emosional antara Bunda dan orang yang disayangi di saat mereka membutuhkannya.

Meskipun mungkin tidak bermaksud jahat, memberi tahu seseorang untuk melupakannya adalah melakukan hal yang sebaliknya dari apa yang dimaksudkan, itulah sebabnya Ayanna menghindari dengan cara apa pun.

Dampak meminta orang melupakan apa yang dirasakan

Mungkin orang yang mengatakan hal itu karena tidak tahu harus berkata apa lagi. Terkadang, ketika tidak tahu bagaimana cara membantu seseorang, kita justru mendorong mereka untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Selain itu, rasa frustrasi mungkin juga menjadi pendorongnya. Bunda mungkin meminta seseorang untuk lupakan saja karena bosan mendengar masalah tertentu berulang kali.

Dalam praktiknya, Ayanna juga menemukan bahwa beberapa orang menganggap hal ini bermanfaat untuk dikatakan. Namun, percayalah bahwa orang te...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang