Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan di bawah kepemimpinan Budi Gunawan atau BG mulai turun tangan untuk memburu organisasi masyarakat yang dinilai bermasalah dan mengganggu pelaku usaha. Sejumlah tempat yang menjadi pusat insvestasi di Indonesia mulai disisir olehnya.
BG sebelumnya telah membentuk Tim Satuan Tugas Terpadu (Satgas Terpadu) tingkat Pusat, Operasi Penanganan Ormas terafiliasi Premanisme. Tim Satgas langsung bergerak ke daerah-daerah untuk meninjau tempat-tempat yang rawan terhadap aksi premanisme. Provinsi pertama yang menjadi target monitoring yaitu di Kalimantan Timur.
Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam, Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan Kalimantan Timur menjadi target monitoring mengingat provinsi Kaltim termasuk wilayah yang cukup banyak iklim investasi serta memastikan penanganan aksi premanisme dapat segera ditangani dengan efektif, cepat dan maksimal.
"Kami sekarang ditugaskan turun ke daerah untuk melihat sejauh mana langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam upaya untuk melakukan penanganan terkait organisasi masyarakat yang terafiliasi dengan premanisme yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah dan juga investasi," kata dia dalam keterangannya dikutip Jumat (16/5/2025).
Heri kembali menegaskan arahan BG. Ia menyampaikan bahwa jika ada ormas yang melakukan tindakan melanggar hukum, tidak perlu ragu untuk segera ditindak.
© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang

1 tahun yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)