Surabaya, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bebas dari praktik penyelewengan dibandingkan transportasi darat lainnya.
Anggota Komite BPH Bambang Hermanto mengatakan bahwa sistem distribusi bahan bakar untuk kereta api memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi karena minim celah kebocoran. Hal itu jika dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya seperti truk yang kerap "kencing" atau pencurian volume BBM di tengah jalan oleh oknum.
"Dan saya melihat kereta api ini salah satu proses distribusi yang kalau menurut saya cukup dipercaya ya, aman. Karena selama ini kita belum pernah mendengar ada berita bahwa ada kereta api kencing. Kereta api kencing di jalan belum ada ya kan gitu. Tapi kalau yang lain itu saya sering mendengar kan gitu," ujar Bambang dalam kunjungannya ke Kantor KAI DAOP 8, Surabaya, dikutip Jumat (26/12/2025).
Istilah "kencing" sendiri digunakan di lapangan untuk menyebut praktik ilegal pengurangan isi tangki BBM secara diam-diam saat proses pengiriman. Karena tingginya tingkat kepercayaan tersebut, Bambang bahkan mengusulkan terobosan kebijakan berupa pemberian kuota secara agregasi atau gelondongan kepada KAI untuk memangkas birokrasi.
"Maka oleh karena itu kemarin saya juga mengusulkan kepada teman-teman di komite, saya bilang ini bagaimana kalau kita bikin agregasi. Pokoknya kita gelondongan aja kita kasih. Tujuannya apa? Adalah bahwa supaya kita juga bisa dengan cepat ketika ada persoalan-persoalan di lapangan di kereta api," tegasnya.
Bambang menilai, denga...

3 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)