6 bulan yg lalu

Gejala Gondongan pada Anak dan Cara Mengobatinya, Bisa Berakibat Serius Jika Dibiarkan


Liputan6.com, Jakarta Sebagian orang tua menganggap gondongan pada anak bisa sembuh sendiri. Padahal jika tidak ditangani dengan baik, gondongan bisa memicu komplikasi seperti radang otak, pankreatitis, hingga gangguan kesuburan. Mengutip situs resmi Rumah Sakit Bunda Group, penyebab gondongan atau mumps adalah virus paramyxovirus yang menyerang kelenjar ludah di bawah telinga.

Gejala gondongan muncul bertahap, biasanya dimulai dengan demam, lalu bengkak di pipi, hingga rasa sakit saat menelan. Anak-anak merupakan kelompok paling rentan tertular gondongan karena virus gondongan mudah menyebar lewat percikan air liur saat batuk atau bersin.

Meski gondongan bisa mengempis sendiri, banyak orang bertanya, apakah gondongan berbahaya? Kondisi ini perlu diwaspadai karena infeksi dapat menjalar ke otak dan berpotensi fatal. Dengan demikian, sangat penting bagi orang tua untuk memahami tanda-tanda gondongan pada anak dan faktor penyebab kondisi ini agar dapat dilakukan penanganan yang sesuai.

Faktor Penyebab Gondongan pada Anak

Gondongan pada anak disebabkan oleh infeksi virus yang termasuk dalam kelompok paramyxovirus RNA. Virus ini menyerang kelenjar ludah parotis yang bertugas memproduksi air liur. Sesaat setelah virus menginfeksi, anak akan mengalami peradangan yang membuat kelenjar ludah membengkak dan rasanya nyeri. Pembengkakan ini tampak jelas di area pipi dan bawah telinga.

Gondongan bisa menular dengan sangat cepat, terutama melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, hanya menyentuh benda yang terkontaminasi air liur penderita bisa menularkan virus penyebab gondongan.

Tanda dan Gejala Gondonga...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang