Uzone.id — Apple, raksasa teknologi ini jadi salah satu perusahaan yang akan terkena imbas kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh Donald Trump pada April 2025 lalu.
Pasalnya, Apple banyak memproduksi produk di luar AS. Misalnya, iPhone buatan China, AirPods dari Vietnam, dan Mac yang dirakit di Malaysia. Gara-gara ini, Apple jadi kelabakan dan harus memutar otak agar harga perangkat mereka tak terlalu berimbas.
Jika tidak melakukan strategi baru, Apple kemungkinan harus menaikkan harga perangkat mereka.
Mengutip dari USAToday, analis Daniel Ives dari Wedbrush Securities bahkan memperkirakan harga iPhone bisa naik 40 persen gara-gara kenaikan tarif ini dengan harga USD2.300 atau setara Rp38 juta per unit.
Nah, demi menghindari hal tersebut, Apple disebut-sebut sedang mempertimbangkan perluasan perakitan iPhone di Brasil untuk menyiasati tarif AS ini.
Kabar ini didapat dari orang dalam yang mengetahui rencana ini dan disampaikan ke salah satu media Brazil, Exame. Rencananya, Apple akan memperluas kapasitas dan fasilitas produksinya di negara tersebut pasca keputusan tarif impor Donald Trump.
"Kemungkinan untuk memperluas manufaktur di Brasil mulai dipelajari tahun lalu, dengan peningkatan mesin dan proses industri," kata laporan tersebut dikutip dari 9to5mac, Minggu, (06/04).
Apple sendiri sudah merakit ragam produknya di Brasil semenjak tahun 2011. Perusahaan ini membangun sebuah fasilitas di São Paulo dalam kemitraan dengan perusahaan Taiwan, Foxconn.
Karena kapasitasnya yang kecil, mereka hanya memproduksi beberapa produk, seperti iPhone entry-level yang nantinya disebar ke pasar lokal. Menurut laporan tersebut, Apple berencana untuk merakit lebih banyak lagi model iPhone di Brasil dalam waktu dekat.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)