5 bulan yg lalu

Hasan Nasbi Sindir Purbaya, Desak Berhenti Kritik Pejabat Lain: Engga Bisa Merasa Pintar Sendiri



Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi mengomentari gaya komunikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi. Ia menilai pola komunikasi itu bisa melemahkan solidaritas pemerintahan. Hasan Nasbi juga mengomentari Purbaya dan menteri lain yang saling mengkritik satu sama lain di ruang publik. Hal itu disampaikan Hasan Nasbi melalui video yang diunggah di channel Youtubenya pada Jumat (24/10). Ia menyoroti publik yang tidak mempermasalahkan terkait gaya komunikasi Purbaya bak koboy. Namun Hasan Nasbi menyebut saat gaya komunikasi ala Purbaya disampaikan oleh menteri lain, maka bisa menjadi masalah. Lebih lanjut Hasan Nasbi menyoroti Purbaya yang akhir-akhir ini berbeda pendapat dengan kepala daerah atau gubernur. Ia menegaskan sesama menteri dan pejabat tidak bisa saling tikam di ruang publik. Pasalnya hal itu justru akan menghibur publik yang tidak suka dengan pemerintah. Bahkan jika hal itu dibiarkan, maka akan menimbulkan persepsi pemerintah bisa dipecah belah. Ia menegaskan seorang pejabat tidak bisa merasa pintar sendiri. “Pemerintah ini enggak bisa pintar-pintar sendiri. Ini kan kerja sama nih, pemerintah ini kayak pasukan semut yang dikasih makanan tapi di depannya dikasih obstacle. Itu mereka susah tuh. Tapi mereka kerjasama,” sambung Hasan. Hasan Nasbi pun tidak mempermasalahkan jika gaya bahasa ceplas-ceplos dalam konteks kebijakan. Namun hal itu akan menjadi masalah jika digunakan untuk saling menjatuhkan para pembantu presiden. Oleh sebab itu, ia berharap Purbaya segera sadar agar tidak terlalu mengkritisi para pejabat di ruang publik. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Maria Nanda Ayu Saputri Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan Uploader: Bintang Nur Rahman #hasannasbi #purbayayudhisadewa #menterikeuangan #gaya komunikasi #solidaritaspemerintahan #kritikpublik #pejabat #kepaladaerah #politikindonesia #kabinet

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang