IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan rawan terkoreksi pada perdagangan saham hari ini, Jumat (17/10). Analis pun merekomendasikan saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) hingga PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Analis teknikal MNC Sekuritas Indonesia Herditya Wicaksana menilai pergerakan IHSG kini disertai dengan munculnya volume pembelian dan mampu bergerak di atas moving average (MA) 20 hari.
Namun, ia menilai posisi IHSG saat ini masih berada pada fase awal wave (2) dari wave [3] dalam label hitam. Kondisi ini membuat IHSG berpotensi terkoreksi untuk menguji area 7.720–7.937, sekaligus menutup gap yang sempat terbentuk sebelumnya.
“Cermati adanya potensi lanjutan penguatan untuk menguji 8.154-8.200” tulis Herditya dalam risetnya, Jumat (17/10).
Ia memperkirakan level support IHSG di 7.913 - 8.051 dan resistance terdekat di 8.169 - 8.250.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena daya beli saham naik.
Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, di antaranya:
- Buy on weakness saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dengan area beli dikisaran Rp 2.480–Rp 2.500 per saham. Target harga diproyeksikan ke level Rp 2.600 dan Rp 2.640, dengan batas stop loss di bawah Rp 2.430.
- Buy on weakness saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di rentang Rp 130–Rp 134 per saham. Target harga ditetapkan pada Rp 146 dan Rp 155, dengan stop loss di bawah Rp 127...

6 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)