11 bulan yg lalu

Jadwal pencairan BSU Rp600 ribu, cara cek status penerima


Pekerja di Indonesia saat ini sedang menunggu dengan penuh harapan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang dijanjikan oleh pemerintah. Namun, sayangnya, hingga pertengahan Juni 2025, bantuan ini belum juga disalurkan.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan bahwa proses penyaluran BSU masih terhambat pada tahapan pemadanan dan validasi data calon penerima. Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menjelaskan,

"Masih pemadanan data, karena validasi data sangat penting supaya tidak salah," dalam pernyataannya kepada Liputan6.com pada Senin (16/6).

Dia berharap proses validasi ini bisa segera selesai agar BSU dapat segera disalurkan kepada pekerja yang berhak menerima. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terlaksana," tambahnya.

BSU adalah salah satu program bantuan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi rumah tangga di tengah tekanan ekonomi yang ada. Tahun ini, pemerintah kembali mengalokasikan dana Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan, yang rencananya akan dibayarkan sekaligus sebesar Rp600.000 untuk periode Juni dan Juli 2025.

Kriteria Penerima BSU

Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun ini ditujukan bagi para pekerja dan buruh yang memenuhi beberapa kriteria, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK);
  • Merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025;
  • Menerima gaji atau upah maksimal Rp3.500.000 per bulan;
  • Untuk wilayah dengan UMP atau UMK di atas Rp3.500.000, batas gaji mengacu pada UMP/UMK yang dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh;
  • Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, maupun anggota ...
Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang