1 tahun yg lalu

Kasus HIV di Filipina Melonjak 543 Persen, 50 Infeksi Baru Per Hari


, Manila - Menurut laporan global UNAIDS yang dirilis awal bulan ini, Filipina tercatat telah mengalami peningkatan infeksi baru yang mengejutkan sebesar 543% antara tahun 2010 hingga 2023.

Meskipun masih menjadi negara dengan insiden rendah, dengan jumlah total orang yang hidup dengan HIV (ODHA) tercatat sebesar 189.900 tahun 2023 lalu, Departemen Kesehatan Filipina (DOH) memperingatkan, jika tren saat ini berlanjut, jumlah ODHA dapat mencapai 448.000 pada tahun 2030.

Berlawanan dengan tren global umum dalam mengelola dan mengurangi infeksi HIV, Filipina menjadi anomali, karena kini justru bergulat dengan perkiraan 50 infeksi baru yang didiagnosis setiap hari. Hampir setengah dari infeksi baru pada tahun 2024 terjadi pada individu berusia 15-24 tahun, dengan LSL (laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki) menyumbang 89% dari kasus ini.

"Kami melihat tingkat infeksi yang mengingatkan kita pada New York atau San Francisco selama puncak krisis AIDS pada tahun 1980-an," papar Benedict Bernabe, yang merupakan kepala kelompok advokasi dan kesadaran HIV The Red Whistle seperti dikutip dari DW Indonesia, Sabtu (28/12/2024).

Bernabe mencatat, sejak tahun 2005 kasus infeksi baru telah bergeser, terutama pada pria yang berhubungan seks dengan pria. Dia menekankan perlunya sumber daya kesehatan pemerintah untuk beradaptasi, dengan fokus pada peningkatan pengujian dan intervensi yang ditargetkan untuk kelompok demografi ini.

Gibby Gorres dari kolektif Asia Tenggara Melawan Stigma mengakui, peningkatan kasus HIV yang tercatat di kalangan pemuda sebagian mencerminkan keputusan pemerintah untuk menurunkan usia tes HIV tanpa persetujuan orang tua menjadi 15 tahun. Namun, ia memperingatkan, agar tidak terjadi kepanikan moral di negara yang mayoritas beragama Katolik itu.

"Kita tidak dapat mengabaikan fakta bahwa kaum muda aktif secara seksual, beberapa mungkin dengan satu atau banyak pasangan. Kita perlu membekali mereka dengan informasi kesehatan seksual yang benar...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang