10 bulan yg lalu

Keamanan Regional Bergejolak Imbas Perjanjian Nuklir Iran Alot, Ini Peta Pasukan dan Pangkalan Militer AS di Timur Tengah


Liputan6.com, Washington D.C - Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada hari Rabu (13/6) bahwa mereka sedang mempersiapkan evakuasi sebagian kedutaannya di Irak dan telah mengesahkan "keberangkatan sukarela" tanggungan personel Amerika dari berbagai lokasi di Timur Tengah, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, karena meningkatnya kekhawatiran keamanan regional.

Pada Rabu (12/6) malam, Presiden AS Donald Trump menjelaskan bahwa keputusan untuk merelokasi staf dilakukan karena wilayah tersebut "bisa menjadi tempat yang berbahaya".

Menurut laporan Al Jazeera, Jumat (13/6/2025), ketegangan meningkat baru-baru ini dipicu oleh negosiasi yang macet antara AS dan Iran mengenai program nuklirnya, yang semakin memanas oleh pernyataan berulang Israel bahwa mereka siap melancarkan serangan terhadap Iran.

Di mana pangkalan militer AS di Timur Tengah?

AS telah mengoperasikan pangkalan militer di Timur Tengah selama beberapa dekade.

Menurut Council on Foreign Relations, AS mengoperasikan jaringan luas lokasi militer, baik permanen maupun sementara, di sedikitnya 19 lokasi di wilayah tersebut.

Delapan di antaranya merupakan pangkalan permanen yang terletak di Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Berapa Jumlah Pasukan AS di Timur Tengah?

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang