Liputan6.com, Dairi - Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Bane Raja Manalu, menemui warga Desa Parbuluan VI, di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Bane datang untuk menyerap aspirasi warga terkait isu lingkungan hidup.
Tak lama setelah Bane tiba di lokasi tersebut, warga menyampaikan keresahannya terhadap aktivitas perambahan hutan yang diduga dilakukan pihak swasta.
Menurut warga, perambahan hutan sudah terjadi sangat lama dan meluas, hingga berpengaruh pada hasil pertanian dan air yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Ini seperti mematikan masyarakat Desa Parbuluan secara perlahan,” ungkap seorang warga.
Warga Desa Parbuluan VI menegaskan hanya ingin aktivitas perambahan hutan dihentikan, dan dilakukan penghijauan setelahnya.
“Kami enggak punya kepentingan apapun, kami hanya ingin bertani dan menghijaukan lagi hutan yang dirambah,” ucap warga lainnya.
Menanggapi itu, Bane menyatakan bahwa penghijauan harus dilakukan di seluruh area hutan yang gundul. Menurut Bane, penghijauan wajib dilakukan demi keberlanjutan kehidupan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sampai pada keberlangsungan kehidupan sosial dan kemajuan daerah.
“Ini sesuai hasil Rakernas V PDI Perjuangan tahun 2024, bahwa deforestasi harus dihentikan dan dilakukan lagi penanaman pohon di area hutan yang gundul,” ungkap Bane.

6 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)