6 bulan yg lalu

Menag Nasaruddin Umar Minta Publik Pahami Pesantren Secara Utuh: Pesantren Benteng Moral Bangsa


Matamata.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat untuk memahami pondok pesantren secara utuh dan kultural. Ajakan ini disampaikan menyusul munculnya tayangan di salah satu stasiun televisi swasta yang dianggap menampilkan pesantren dalam citra negatif.

“Saya merasa sangat kaget dan prihatin dengan pemberitaan yang menempatkan pesantren secara negatif,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu (15/10).

Tayangan tersebut memuat narasi satir, di antaranya menyebut bahwa “santri minum susu saja harus jongkok.” Potongan itu menuai kritik dari publik karena dinilai melecehkan tradisi kesantunan pesantren serta merendahkan penghormatan santri kepada kiai.

Gelombang protes pun datang dari berbagai kalangan, termasuk komunitas pesantren dan Pondok Pesantren Lirboyo. Mereka mendesak pihak televisi menarik tayangan, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, dan memberikan klarifikasi langsung kepada para pengasuh pesantren.

Menanggapi hal itu, pihak Trans Media telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan para kiai di Pesantren Lirboyo.

Menag menegaskan pentingnya menjaga marwah pondok pesantren serta menghindari narasi yang menstigma lembaga pendidikan Islam tersebut. Ia menilai pesantren selama berabad-abad telah menjadi bagian penting dari sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

“Sekian ratus tahun pondok pesantren berkiprah mendidik manusia Indonesia agar menjadi masyarakat yang beradab, hingga mengkristal dalam nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” ucapnya.

Menurut Nasaruddin Umar, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan moral, karakter, dan keman...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang