Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 16 miliar password dan data login pengguna internet bocor di internet dalam sebuah kumpulan data.
Disebutkan oleh peneliti Cybernews, rangkaian data tersebut merupakan kumpulan hasil retasan dari 30 pelanggaran data pengguna dari berbagai sumber.
Para peneliti di Cybernews mengatakan bahwa para peretas dari serangkaian aksi pelanggaran data dan kebocoran data ini memakai malware Infostealer untuk bisa mendapatkan 16 miliar password yang kemudian dibocorkan di internet.
Lantas apa itu Infostealer? Mengutip keterangan Kaspersky, Rabu (25/6/2025), telemetri Kaspersky memperlihatkan peningkatan 21 persen dalam deteksi serangan Infostealer global dari 2023-2024.
Malware Infostealer menjadi salah satu ancaman dunia maya paling meluas. Malware ini menargetkan jutaan perangkat di seluruh dunia dan membahayakan data pribadi serta data sensitif perusahaan.
Adapun program ini dirancang untuk mengekstrak kredensial seperti info login, cookie, hingga informasi berharga lainnya. Dalam kasus kebocoran 16 miliar password ini, data dari sejumlah pelanggaran dikumpulkan menjadi file log dan diedarkan di dark web.

10 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)