Liputan6.com, Jakarta - Afrika merupakan rumah bagi lebih dari 5 juta umat Muslim, dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah Afrika Utara, Barat, dan Timur. Negara-negara seperti Aljazair, Libya, Mesir, Maroko, dan Tunisia memiliki lebih dari 90 persen populasi Muslim.
Sebagai bagian dari lima rukun Islam, puasa di bulan Ramadan menjadi momen penting bagi umat Muslim.
Idul Fitri pun menjadi hari kemenangan setelah sebulan penuh menahan diri dari makan, minum, dan berbagai godaan duniawi. Perayaan ini diwarnai dengan doa, berbagi makanan, serta mempererat hubungan keluarga dan komunitas.
Dikutip dari laman Africa, Senin (10/3/205), berikut adalah bagaimana Idul Fitri dirayakan di berbagai negara Afrika.
1. Mesir
Di Mesir, Idul Fitri dirayakan dengan penuh semangat selama tiga hari. Perayaan dimulai dengan Salat Id di pagi hari, diikuti dengan berkumpul bersama keluarga dan menikmati makanan khas seperti kahk—kue kering berbumbu khas Idul Fitri .
Selain merayakan di rumah, banyak warga Mesir yang menikmati libur Idul Fitri dengan mengunjungi taman, teater, hingga pantai populer seperti Sharm El Sheikh. Sementara itu, Sadaqah al-Fitr, sedekah sebelum Idul Fitri, menjadi bagian penting dari tradisi ini untuk membantu masyarakat kurang mampu membeli pakaian dan makanan.

1 tahun yg lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/promo_images/1/original/043071100_1741075833-LiveReport-BanjirJakarta-1280x190.jpg)





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)