11 bulan yg lalu

Misteri Galaksi FCC 224 yang Hampir Tak Memiliki Materi Gelap


Liputan6.com, Jakarta - FCC 224 merupakan sebuah galaksi ultra-difus yang terletak di tepi Gugus Fornax, sebuah kelompok galaksi yang berada sekitar 62 juta tahun cahaya dari bumi. Galaksi ini telah menarik perhatian para ilmuwan karena karakteristik uniknya, yakni hampir tidak mengandung materi gelap, suatu unsur yang selama ini dianggap sebagai komponen esensial dalam pembentukan dan evolusi galaksi.

Melansir laman Live Science pada Senin (05/05/2025), tim peneliti yang dipimpin oleh Maria Buzzo dari Swinburne University of Technology melakukan pengamatan mendalam terhadap pergerakan gugus-gugus bintang dalam FCC 224 dengan menggunakan Observatorium Keck di Hawaii, salah satu teleskop optik paling canggih di dunia. Mereka memfokuskan kajiannya pada kecepatan gerak dinamis gugus bintang yang tersebar di galaksi tersebut.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa gugus-gugus bintang di FCC 224 bergerak dengan kecepatan yang relatif lambat. Dalam konteks dinamika galaksi, kecepatan ini menunjukkan tidak adanya tarikan gravitasi signifikan dari materi gelap.

Jika FCC 224 mengandung materi gelap dalam jumlah besar, maka gugus bintang seharusnya bergerak lebih cepat karena terdorong oleh massa tak terlihat tersebut. Fakta ini secara langsung bertentangan dengan model standar kosmologi, yaitu Lambda Cold Dark Matter (ΛCDM), yang menyatakan bahwa hampir semua galaksi memerlukan kerangka gravitasi berupa materi gelap agar dapat terbentuk dan bertahan stabil.

Untuk menjelaskan fenomena ini, para ilmuwan mengemukakan beberapa teori. Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa FCC 224 mungkin terbentuk akibat tabrakan kosmik antara dua galaksi kaya gas dengan kecepatan tinggi.

Terpisah

Dalam peristiwa tersebut, materi gelap dan gas dapat terpisah karena mengalami gaya tarik dan dorong berbeda. Gas yang terlempar keluar kemudian mengalami pendinginan dan kolaps, membentuk gugus-gugus bintang baru tanpa didampingi oleh materi gelap.

Fenomena ini menciptakan galaksi baru yang terang namun secara gravitasi ringan. Menari...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang