6 bulan yg lalu

OpenAI Mulai Meluncurkan Fitur Pengawasan Orang Tua untuk ChatGPT


Pada Agustus lalu, OpenAI mengumumkan rencana menghadirkan fitur kontrol orang tua (parental controls). Langkah ini menjadi tindak lanjut penting setelah muncul kasus tragis seorang remaja berusia 16 tahun yang bunuh diri, usai berbulan-bulan menjadikan ChatGPT sebagai tempat bercerita.

Kini, OpenAI resmi merilis fitur pengawasan orang tua untuk pengguna ChatGPT versi web, sementara versi mobile dijadwalkan akan segera menyusul. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk mengurangi atau mematikan akses terhadap konten tertentu, seperti roleplay seksual dan pembuatan gambar, serta menonaktifkan memori percakapan agar ChatGPT tidak lagi menggunakan riwayat obrolan untuk personalisasi.

Untuk mengaktifkan kontrol ini, orang tua perlu memiliki akun mereka sendiri. Remaja juga harus memberikan persetujuan (opt-in), baik dengan mengundang orang tua untuk menautkan akun maupun dengan menerima undangan dari orang tua. Kapan saja remaja dapat memutuskan tautan tersebut, namun orang tua akan menerima notifikasi jika hal itu dilakukan.

Penting dicatat, orang tua tidak bisa mengakses percakapan anak mereka meski akun sudah terhubung. Pengecualian hanya berlaku dalam kasus sangat jarang, yaitu jika sistem OpenAI dan tim moderator mendeteksi adanya potensi risiko keselamatan serius, itu pun informasi yang diberikan terbatas hanya untuk mendukung keselamatan remaja tersebut.

Fitur yang Dapat Dikendalikan Orang Tua

Fitur-Pengawasan-Orang-Tua-ChatGPT

Berdasarkan pengumuman resmi dari OpenAI, berikut pengaturan yang dapat diterapkan pada akun remaja setelah kontrol orang tua diaktifkan:

  • Mengurangi konten sensitif: Secara default, akun remaja yang terhubung akan otomatis diproteksi dari konten grafis, tantangan viral, roleplay seksual, romantis, atau kekerasan, sert...
Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang