7 bulan yg lalu

Paparan Polusi Udara dan Asap Rokok Dapat Sebabkan Stunting pada Anak, Ini Kata Dokter


Jakarta -

Paparan polusi udara dan asap rokok kini tengah menjadi bahaya yang nyata bagi kesehatan anak-anak. Dampaknya pun bisa menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak mereka.

"Sekarang ini polusi udara dan asap rokok sudah jadi ancaman serius buat kesehatan anak-anak kita," ucap Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), lewat media briefing Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dengan tema 'Dampak Polusi Udara dan Asap Rokok terhadap Perkembangan Anak'.

Lebih dari itu, kini banyak anak yang tinggi badannya terganggu dan risiko stunting meningkat karena terpapar oleh polusi udara dan asap rokok, Bunda.

Oleh sebab itu, Bunda perlu pahami lebih dalam bahaya polusi udara dan asap rokok bagi Si Kecil. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Ancaman stunting akibat polusi udara dan asap rokok

Menurut dr. Piprim, anak yang terkena paparan polusi udara dan asap rokok berisiko tinggi mengalami stunting, Bunda.

"Kita tidak bisa menoleransi paparan rokok dan polusi udara. Kedua hal ini punya peran besar dalam meningkatkan risiko stunting serta masalah kesehatan jangka panjang pada anak," katanya.

Akibatnya, proses tumbuh kembang anak pun bisa terganggu dan tidak berjalan secara optimal. Selain itu, menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, dr. Cynthia Centauri Sp.A, Subsp.Resp(K), asap rokok maupun rokok elektronik itu berbahaya, Bunda, baik di dalam maupun luar rumah.

"Baik asap rokok maupun rokok elektronik itu sangat berbahaya dan semakin lama anak terpapar, risiko stunting serta gangguan pertumbuhan tinggi badan juga akan meningkat," tutur dr. Cynthia. 

Residu asap rokok yang menempel di furnitur, pakai...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang