6 bulan yg lalu

Pemerintah Incar Rp7 Triliun dari Lelang Sukuk Negara Pekan Depan (14/10)


Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) bakal menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pekan depan, Selasa (14/10/2025). Dari lelang tersebut, DJPPR menetapkan target indikatif hingga Rp7 triliun.

Berdasarkan laman resmi DJPPR, terdapat delapan seri Sukuk Negara yang akan dilelang. Terperinci, kedelapan seri SBSN tersebut antara lain SPNS10112025 (reopening), SPNS06042026 (reopening), SPNS13072026 (new issuance), PBS003 (reopening), PBS030 (reopening), PBS034 (reopening), PBS039 (reopening), dan PBS038 (reopening).

Adapun dari kedelapan seri tersebut, pemerintah menawarkan imbal hasil pada rentang 5,87%–6,87%. Terbesar, seri PBS038 menawarkan tingkat imbal hasil tertinggi dengan kupon sebesar 6,87%. Seri ini sekaligus menjadi seri dengan tenor terpanjang pada lelang kali ini, dengan tenggat jatuh tempo pada 15 Desember 2049.

Sebaliknya, seri PBS030 menawarkan tingkat imbal hasil terkecil, dengan besaran 5,87% dan tenggat jatuh tempo pada 15 Juli 2028. Sementara itu, pada seri SPNS, pemerintah menawarkan tingkat imbal hasil diskonto.

Adapun tanggal settlement dari lelang kali ini jatuh pada tanggal 16 Oktober 2025, dengan jumlah maksimal yang dimenangkan adalah 200% dari target indikatif.

“Target indikatif Rp7 triliun, dengan maksimal dimenangkan adalah 200% dari target indikatif,” tulis pengumuman DJPPR, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Underlying asset dari seri SPNS adalah menggunakan barang milik negara yang telah mendapatkan persetujuan DPR RI. Sementara itu,&n...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang