10 bulan yg lalu

Pep Guardiola: Pembunuhan Anak-Anak di Gaza “Menyakiti Seluruh Tubuh Saya”


 Pep Guardiola delivers politically-charged speech on Gaza

Eramuslim.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, angkat suara terkait perang yang dilancarkan Israel di Gaza. Dalam pidatonya saat menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Manchester, Guardiola menyebut bahwa pembunuhan anak-anak di Gaza adalah sesuatu yang “sangat menyakitkan”.

Komentar tersebut ia sampaikan pada hari Senin saat menerima penghargaan atas kontribusinya terhadap kota Manchester, Inggris utara.

Guardiola mengungkapkan bahwa ia merasa “sangat terganggu” oleh gambar-gambar yang ia lihat, baik dari Ukraina, Sudan, maupun Palestina, khususnya Gaza. Ia juga menyoroti bahwa banyak pemimpin dunia yang tidak mempertimbangkan ketimpangan yang terjadi.

“Sungguh menyakitkan melihat apa yang terjadi di Gaza. Itu melukai seluruh tubuh saya. Dan izinkan saya tegaskan, ini bukan soal ideologi. Bukan soal ‘aku benar’ dan ‘kamu salah’. Ayolah. Ini tentang kecintaan pada hidup, tentang kepedulian terhadap sesama,” ujar pelatih sepak bola tersebut.

Ia menambahkan bahwa ketika orang-orang melihat anak-anak berusia sekitar empat tahun “dibunuh di rumah sakit yang bahkan sudah tidak lagi berfungsi sebagai rumah sakit”, banyak yang mungkin berpikir bahwa itu “bukan urusan kita”.

Guardiola, yang memiliki tiga anak, mengaku bahwa sejak awal perang di Gaza, ia merasa sangat takut saat melihat anak-anaknya sendiri.

Pelatih berusia 54 tahun ini telah meraih enam gelar Liga Inggris bersama Manchester City dan dianggap sebagai salah satu pelatih terhebat sepanjang sejarah sepak bola.

Ia menerima gelar doktor kehormatan di Whitworth Hall dari Rektor Universitas Manchester, Nazir Afzal. Dalam pidatonya, Guardiola juga berbagi cerita yang menurutnya r...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang