7 bulan yg lalu

Ribuan Kilogram Basreng dari Indonesia Ditahan Taiwan karena Kandungan Pengawet Terlarang


TRIBUNTRENDS.COM - Otoritas Taiwan kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga standar keamanan pangannya. 

Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) baru-baru ini mengumumkan penahanan besar-besaran terhadap produk bakso goreng (basreng) asal Indonesia yang masuk melalui perbatasan.

Insiden terbaru terjadi pada Selasa (28/10/2025), ketika total 1.072 kilogram produk basreng dicegat dan ditahan. 

Yang mencengangkan, ini merupakan penahanan kedua kalinya dalam kurun waktu hanya tujuh hari. 

Insiden serupa diketahui sempat terjadi sepekan sebelumnya, tepatnya pada Selasa (21/10/2025).

Produk yang bermasalah tersebut diketahui berasal dari produsen Indonesia, Isya Food, dan diimpor oleh Taiwan Sheba Enterprise Co.

Asam Benzoat, Zat yang Tidak Diizinkan

Menurut laporan dari Focus Taiwan, alasan utama di balik penahanan ini adalah temuan kandungan zat pengawet asam benzoat sebesar 0,05 gram per kilogram produk.

Zat tersebut secara tegas tidak termasuk dalam daftar bahan tambahan pangan yang diizinkan dalam Standar Spesifikasi, Cakupan, Penerapan, dan Batasan Bahan Tambahan Pangan Taiwan

Akibatnya, produk basreng dari Indonesia tersebut dinilai melanggar keras Undang-Undang Keamanan dan Sanitasi Pangan setempat.

Sebagai sanksi atas pelanggaran ini, otoritas Taiwan menyatakan akan mengambil tindakan tegas, yakni mengembalikan atau segera memusnahkan seluruh produk basreng yang dikirimkan tersebut.

Baca juga:

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang