Assalamualaikum ustadz,,, sebenarnya gmn sih bayangan pertimbangan amal d akhirat kelak, apakah di rinci sampai ke niat? mohon penjelasannya
Waalaikumussalam Wr Wb
Saudara Novi yang dimuliakan Allah swt
Diantara kewajiban seorang muslim didalam keimanannya kepada hari akhir adalah mengimani adanya penimbangan (wazn) setiap amal hamba-hamba-Nya dengan adil, sebagaimana firman-Nya :
وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ ﴿٤٧﴾
Artinya : “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, Maka Tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan.” (QS. Al Anbiya : 47)
Al Qurthubi didalam kitab “at Tadzkirah” menyebutkan bahwa penimbangan amal-amal ini terjadi setelah perhitungan (hisab). Hal itu dikarenakan hisab adalah penetapan amal-amal sedangkan wazn (penimbangan) adalah penampakan ukuran amal-amalnya untuk mendapatkan balasan yang setimpal dengannya. (hal. 359)
Beberapa informasi menyebutkan bahwa ia adalah timbangan hakiki yang memiiliki dua anak timbangan dan Allah swt merubah amal-amal hamba kedalam bentuk fisik yang memiliki berat lalu yang berupa kebaikan diletakkan disatu anak timbangan sedangkan yang berupa keburukan diletakkan di satu anak ...






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)