Valve, perusahaan yang terkenal sangat tertutup namun memiliki pengaruh besar dalam industri game, terutama melalui toko game online PC terbesar, Steam. Meski pengaruhnya besar, Valve ternyata bukanlah organisasi besar seperti EA atau Riot Games yang memiliki ribuan karyawan. Berdasarkan data bocoran, pada tahun 2021 Valve hanya memiliki 336 karyawan.
Informasi ini muncul dari dokumen yang disunting dalam gugatan antimonopoli Wolfire terhadap Valve. Menurut pencipta SteamDB, Pavel Djundik, beberapa data dalam dokumen tersebut termasuk jumlah karyawan dan gaji kotor Valve selama 18 tahun.
Data jumlah karyawan dimulai dari tahun 2003, beberapa tahun setelah Valve didirikan pada tahun 1996 dan pada tahun yang sama saat Valve meluncurkan Steam, hingga tahun 2021. Data tersebut membagi karyawan Valve ke dalam empat kelompok: "Admin," "Game," "Steam," dan "Hardware."
Salah satu data menarik adalah pengeluaran Valve untuk gaji di divisi "Game" yang mencapai puncaknya pada tahun 2017 sebesar $221 juta. Meskipun Valve tidak merilis game baru pada tahun tersebut, pengeluaran tersebut mungkin digunakan untuk mendukung game seperti Dota 2 dan pengembangan game baru seperti Artifact.
Baca ini juga :» Ada Fighting Game Di Client Dota 2? Ya, Update Terbaru Paling Menarik Saat Ini
» Valve Kasih Tau Makin Banyak Gamer Steam yang Pakai Controller!
» Sempat Kena Delist, Game Transformers Kembali Lagi Muncul Di Xbox Dan Steam
» Steam Summer Sale Udah Dimulai! Banyak Game Bagus Lagi Diskon Besar-besaran!
» Game "Banana" yang cuma Pencet-pencet Pisang di Steam Kalahin Hogwarts Legacy dan Baldur's Gate 3!
Pada tahun 2021, pengeluaran tersebut turun menjadi $192 juta. Selain itu, pada tahun 2021, Valve hanya mempekerjakan 79 orang untuk Steam, yang merupakan salah satu...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)