Liputan6.com, Jakarta Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jambudipa 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hal ini dilakukan usai mendapatkan laporan lebih dari 500 korban yang mengalami keracunan makanan diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati mengatkan dari hasil peninjauan bersama, BGN dan Komisi IX DPR RI menemukan sejumlah hal yang perlu segera dibenahi di SPPG Jambudipa 1 Cisarua. Diantaranya:
- ruang cuci ompreng terlalu pendek dan minim ventilasi karena adanya alat pengering berbahan gas di dalam ruangan,
- pencucian ompreng yang masih dilakukan di lantai dengan saluran air pembuangan berasal dari WC ruang cuci.
Lalu, mengenai penyebab Kejadian Luar Biasa (KLB) masih diselidiki Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Kesehatan setempat. Estimasi waktu pemeriksaan laboratorium sekitar 1–2 minggu.
“Dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikemas dalam kondisi masih panas sehingga terjadi proses fermentasi dan menimbulkan bau tidak sedap. Hasil penyelidikan resmi akan disampaikan setelah pemeriksaan Labkesda dan BPOM selesai,” ujar Hida dalam keterangan resmi.

6 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)