1 tahun yg lalu

Turis Perempuan Asal Israel Diperkosa di India, 2 Pelaku Ditangkap Polisi


Liputan6.com, New Delhi - Polisi di India Selatan mengatakan pada Sabtu (9/3/2025) bahwa mereka menangkap dua pria terkait dengan tuduhan pemerkosaan massal terhadap seorang warga Israel dan seorang wanita lokal.

Warga Israel dan operator wismanya itu sedang mengamati bintang bersama tiga pelancong pria, seorang warga Amerika Serikat dan dua warga India, di kota Koppal di negara bagian Karnataka Selatan pada Kamis malam, kata pejabat polisi Ram L. Arasiddi.

Menurut penyelidikan awal, tiga pria mengendarai sepeda motor mendekati mereka sambil meminta uang.

Setelah bertengkar, ketiga pria itu mendorong pelancong pria itu ke kanal air terdekat dan melakukan kekerasan seksual terhadap para wanita itu, kata Arasiddi, dikutip dari laman CNN, Senin (10/3).

Salah satu turis India tenggelam dan jasadnya ditemukan pada Sabtu (9/3). Warga AS dan warga India lainnya berenang ke tempat yang aman.

Koppal berjarak sekitar 350 kilometer (217 mil) dari Bengaluru, pusat teknologi dan perusahaan rintisan India.

Arasiddi mengatakan, polisi membentuk tim investigasi khusus yang menangkap dua dari tiga tersangka. Mereka sedang diselidiki atas dugaan percobaan pembunuhan, pemerkosaan massal, dan perampokan, katanya.

Associated Press umumnya tidak mengidentifikasi korban kekerasan seksual.

Kekerasan seksual terhadap perempuan sudah menjadi hal yang lumrah di India, di mana polisi mencatat 31.516 kasus pemerkosaan pada tahun 2022, meningkat 20% dari tahun 2021, menurut Biro Catatan Kejahatan Nasional.

Angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi karena stigma seputar kekerasan seksual dan kurangnya kepercayaan korban terhadap polisi.

Pemerkosaan dan kekerasan seksual telah menjadi sorotan sejak pemerkosaan berkelompok dan pembunuhan brutal seorang mahasiswa berusia 23 tahun di sebuah bus di New Delhi pada tahun 2012.

Kekerasan seksual dalam keluarga kembali terjadi. Seorang ayah di Semarang, Jawa Tengah tega memperkosa anak kandungnya sendiri. Pelaku bernama Widiyanto (41) dan korban berinisial N (8).

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang