CANTIKA.COM, Jakarta - Negara Singapura akan menindak tegas warga negara asing, baik wisatawan maupun pekerja migran, yang memiliki vape etomidate. Mereka yang kedapatan membawa benda tersebut akan dikenai hukuman mulai dari denda, penjara, deportasi, hingga larangan masuk ke Singapura. Hal itu diberlakukan menyusul pengumuman pemerintah Singapura baru-baru ini bahwa etomidate akan diklasifikasikan sebagai obat Kelas C mulai 1 September. Artinya, mereka yang kedapatan memiliki atau mengonsumsi zat tersebut akan terancam hukuman yang lebih berat, termasuk penjara dan hukuman cambuk.
Menteri Dalam Negeri K Shanmugam mengumumkan ancaman hukuman denda hingga deportasi bagi warga negara asing itu dalam konferensi pers tentang tindakan keras pemerintah terhadap vaping dan konsumsi etomidate pada Kamis, 28 Agustus 2025. Ia mengatakan bahwa warga negara asing yang berkunjung atau tinggal di Singapura harus mematuhi hukum Singapura dan menghadapi hukuman yang sama untuk vaping.
Bahaya Kandungan Vape
Shanmugam mengatakan bahwa vape sekarang mengandung etomidate dan zat-zat yang berpotensi lebih berbahaya, yang dapat berdampak serius pada otak dan menyebabkan kebingungan, kehilangan kesadaran, gerakan fisik yang tidak terkendali, dan perilaku bunuh diri. Ia mengatakan sikap tegas itu diambil sebagai langkah mencegah situasi semakin tak terkendali.
“Ini belum menjadi masalah yang tak terkendali, tetapi kami melihatnya sebagai masalah yang semakin meningkat. Dan kami tidak ingin menunggu sampai tak terkendali, jadi kami bertindak cepat,” kata Shanmugam, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Keamanan Nasional, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis, 28 Agustus 2025.
Ancaman untuk WNA
Warga negara asing di Singapura yang kedapatan memiliki vape akan disita dan akan diberikan surat perintah penahanan (NOC) atau denda tanpa tuntutan hukum. Berdasarkan undang-undang baru, individu di bawah usia 18 tahun yang tertangkap menggunakan vape akan dikenakan denda NOC sebesar 500 dolar Singapura atau Rp 6,4 juta untuk pelanggaran pertama, sementara mereka yang berusia 18 tahun ke atas harus membayar 700 dolar Singapura atau Rp 8,9 juta
Pada pelanggaran kedua, pelanggar harus menjalani rehabilitasi selama tiga bulan. Pelanggaran ketiga dan seterusnya akan mengakibatkan penuntutan...

7 bulan yg lalu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/RAJA-KERATON-SOLO-Putra-Mahkota-Keraton-Surakarta-Gusti-Purbaya-dan-Mahamenteri-KGPHPA-Tedjowulan.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kolase-potret-Syafiq-Ali-dan-kondisi-tubuhnya-ketika-ditemukan.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kolase-potret-Rylan-Henry-Pribadi-dan-prosesi-pemakamannya.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/INSIDEN-GUNUNG-SLAMET-Himawan-dan-Syafiq-Ali-pendaki-yang-tersesat-di-Gunung-Slamet.jpg)

![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)